Cladium mariscus adalah tumbuhan berbunga dari suku Cyperaceae yang bisa tumbuh hingga 2,5 meter. Daunnya yang keras memiliki tepi bergerigi, sehingga pemanen harus berhati-hati.
Teki ini tumbuh secara alami di Eropa dan Asia beriklim sedang, di rawa yang kaya basa serta di tepi danau. Menurut IUCN, statusnya adalah Least Concern.
Spesies ini dikenal dengan beberapa nama umum, antara lain swamp sawgrass, great fen-sedge, saw-sedge, dan sawtooth sedge. Dahulu namanya juga elk sedge.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri paling mudah dikenali adalah daunnya yang keras dengan tepi bergerigi tajam. Tepi inilah yang membuat tanaman ini sulit dipanen tanpa melukai tangan.
Tanaman dewasa dapat mencapai tinggi 2,5 meter, menjadikannya salah satu teki yang tampak paling tinggi di habitat rawanya.
Distribusi dan Habitat
Di Eropa dan Asia, Cladium mariscus tersebar di wilayah beriklim sedang. Tanaman ini juga tumbuh di Afrika Utara, Australia hingga Pasifik Barat Daya, serta Amerika.
Di Amerika, teki ini ditemukan di bagian selatan Amerika Serikat, Karibia, Meksiko, dan Amerika Tengah. Di Amerika Selatan, sebarannya mencakup Argentina, Brasil, dan Kolombia.
Di luar wilayah asalnya, spesies ini tumbuh di sejumlah tempat seperti Afrika bagian selatan dan timur, Madagaskar, Hawaii, dan Sumatera.
Habitat utamanya adalah rawa yang kaya basa dan tepi danau.

Pertumbuhan dan Bentuk
Cladium mariscus adalah tumbuhan perennial, sehingga hidup bertahun-tahun dan terus tumbuh kembali dari tahun ke tahun.
Tanaman ini membentuk rumpun dengan daun keras yang memanjang. Tinggi tanaman dewasa dapat mencapai 2,5 meter.
Ekologi dan Hubungan
Daun Cladium mariscus dimakan oleh belalang dan kumbang daun, yang menjadi kelompok pemakan utamanya. Di antara mereka, belalang Aiolopus thalassinus dan kumbang Plateumaris rustica termasuk yang paling sering tercatat.
Selain serangga, beberapa kumbang kecil dan ngengat juga memakan bagian tanaman ini, meskipun tidak termasuk kebiasaan yang umum.
Teki ini tumbuh di tempat yang selalu lembap, dengan air yang kaya basa, seperti rawa dan tepi danau.
Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia
Di masa lalu, daun Cladium mariscus menjadi bahan penting untuk membuat atap rumbia. Pemanenannya termasuk pekerjaan berat karena tepi daunnya yang tajam.
Di Kepulauan Lucayan, spesies ini tidak diketahui digunakan sebagai obat.
Fakta Menarik
- Daun teki ini pernah digunakan sebagai alas tidur, selain sebagai bahan atap.
- Biji kecil atau nutlet Cladium mariscus kemungkinan juga dikumpulkan sebagai makanan, seperti organ bawah tanah dan biji banyak spesies teki lain yang dimakan manusia sejak dahulu.
- Nama lama spesies ini adalah elk sedge, yang menunjukkan nama ilmiah dan nama umumnya pernah berbeda.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Flavien Saboureau via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by zebedeugalinha via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Augustin Soulard via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by 大澤風季 ohsawa_Fuki via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Tom Field via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Andrew Gibson via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Анна Митрошенкова via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Bentuk pertumbuhan
- Graminoid (berbentuk rumput)
Klasifikasi
- Filum
- Tracheophyta
- Kelas
- Liliopsida
- Ordo
- Poales
- Famili
- Cyperaceae
- Genus
- Cladium
- Spesies
- Cladium mariscus
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Plants of the World Online Native range, life form and climate (WCVP)
- GloBI What it eats, what eats it, parasites and pollinators
- trophiCH



