Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Geranium maculatum

Belum ada nama umum tercatat

Rimpangnya yang tebal dan bercabang dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun, meninggalkan bekas-bekas batang dari pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya di permukaannya — tanda umur yang jarang disadari banyak orang saat melihat bunga ungu-merah mudanya yang sederhana.

Geranium maculatum, yang dikenal dengan nama wild geranium, spotted geranium, atau wood geranium, adalah tumbuhan tahunan berbunga yang berasal dari hutan-hutan di bagian timur Amerika Utara. Wilayah asalnya membentang dari Manitoba selatan dan Quebec barat daya di Kanada hingga Alabama dan Georgia di selatan, serta ke barat sampai Oklahoma dan Dakota Selatan.

Tumbuhan ini menarik untuk dikenal bukan hanya karena keindahan bunganya yang sederhana, tetapi juga karena perannya yang lama dalam pengobatan tradisional masyarakat asli Amerika Utara dan popularitasnya sebagai tanaman hias di taman-taman hutan.

Identifikasi dan Penampilan

Ciri paling mudah dikenali dari Geranium maculatum adalah bentuk bunganya yang khas: lima kelopak berwarna ungu-merah muda, kadang pucat atau ungu-violet, dan jarang berwarna putih, dengan diameter sekitar 2,5 sampai 4 sentimeter. Bunga-bunga ini memiliki sepuluh benang sari dan tersusun longgar dalam kelompok dua hingga lima kuntum di ujung batang.

Tumbuhan ini berupa herba tahunan yang tumbuh tegak hingga setinggi 60 sentimeter, dengan batang yang biasanya tidak bercabang. Daunnya berbentuk menjari dengan lima atau tujuh lekukan dalam, lebarnya sekitar 10 hingga 12,5 sentimeter, dan tumbuh dari tangkai daun yang bisa mencapai 30 sentimeter panjangnya, muncul langsung dari rimpang. Setiap daun terbagi dalam tiga atau lima bagian yang masing-masing terpotong dan bergerigi lagi.

Setelah berbunga, tumbuhan ini menghasilkan buah kapsul yang akan membuka sendiri saat matang. Buah ini terdiri dari lima ruang, masing-masing berisi satu biji yang terhubung ke kolom panjang menyerupai paruh burung bangau, sepanjang 2 hingga 3 sentimeter — ciri khas yang menjadi asal nama genus Geranium, yang berarti burung bangau dalam bahasa Yunani.

Di bawah tanah, rimpangnya tebal, berukuran 5 hingga 10 sentimeter, dengan banyak percabangan dan permukaan yang dipenuhi bekas luka dari batang tahun-tahun sebelumnya. Saat kering, bagian dalamnya tampak berwarna keunguan.

Distribusi dan Habitat

Geranium maculatum tersebar luas di bagian tenggara Kanada hingga wilayah tengah dan timur Amerika Serikat, mencakup negara bagian dan provinsi mulai dari Manitoba dan Quebec di utara hingga Alabama dan Georgia di selatan, serta ke barat sampai Oklahoma, Nebraska, dan Dakota Selatan. Daftar wilayah aslinya meliputi puluhan negara bagian, menunjukkan sebaran yang luas di iklim beriklim sedang.

Tumbuhan ini tumbuh di hutan-hutan dengan kondisi tanah kering hingga lembap, dan umumnya ditemukan dalam jumlah melimpah pada lokasi-lokasi yang cocok baginya.

Pola pengamatan bulanan menunjukkan lonjakan tajam pada musim semi, terutama sekitar bulan April hingga Juni, yang sejalan dengan masa berbunganya. Namun, data pengamatan semacam ini hanya mencerminkan kehadiran yang tercatat, bukan kelimpahan populasi atau gambaran lengkap dari sebaran aslinya.

Peta catatan keberadaan Geranium maculatum
Lokasi tercatat · GBIF
35.461
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Pertumbuhan dan Bentuk

Geranium maculatum adalah tumbuhan tahunan (perennial), artinya ia hidup dan tumbuh kembali selama bertahun-tahun dari rimpangnya yang tersimpan di bawah tanah, bukan tumbuhan yang mati setelah satu musim.

Ekologi dan Hubungan

Bunga Geranium maculatum dikunjungi oleh beragam serangga, terutama lalat dan lebah kecil, meski kunjungan semacam itu belum tentu berarti penyerbukan berhasil terjadi. Di antara pengunjung yang tercatat, lalat dari jenis Empis pudica paling sering dilaporkan, diikuti oleh berbagai lebah seperti Andrena geranii dan kelompok Lasioglossum.

Tumbuhan ini hidup di hutan-hutan dengan kondisi tanah kering hingga lembap, lingkungan yang tampaknya cocok dengan kebutuhan hidupnya dan mendukung kelimpahannya di lokasi-lokasi semacam itu.

Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia

Geranium maculatum dikenal luas dalam dunia berkebun, dengan banyak kultivar yang telah dikembangkan dari tumbuhan liar ini. Salah satu kultivarnya, 'Elizabeth Ann', bahkan telah meraih penghargaan Award of Garden Merit dari Royal Horticultural Society.

Selain sebagai tanaman hias, tumbuhan ini memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional. Masyarakat asli Amerika, termasuk suku Meskwaki, menggunakan tumbuhan ini sebagai bahan astringen, yaitu zat yang menyebabkan jaringan mengerut dan membantu menghentikan pendarahan. Akarnya direbus menjadi teh untuk mengatasi sakit gigi dan nyeri saraf, sementara akar yang dihaluskan digunakan untuk mengatasi wasir. Secara historis, tumbuhan ini juga dipakai untuk mengatasi diare, berbagai masalah pada mulut, serta untuk merawat luka terbuka dalam bentuk sediaan bubuk.

Dalam budaya Skandinavia, geranium dikaitkan dengan Odin, dewa kebijaksanaan, puisi, dan perang, menunjukkan nilai simbolis yang melekat pada tumbuhan ini di luar kegunaan praktisnya.

Fakta Menarik

  1. Nama genus Geranium berasal dari kemiripan bentuk buahnya yang panjang dan runcing dengan paruh burung bangau.
  2. Geranium secara umum dikenal menarik kupu-kupu dan ngengat, dan menjadi sumber makanan penting bagi larva beberapa spesies ngengat.
  3. Dalam beberapa budaya dan kepercayaan, bunga geranium dikaitkan dengan makna perdamaian, cinta, penyembuhan, kesuburan, keanggunan, dan pengabdian.

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0. dan by Claire via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Bentuk pertumbuhan

  • Herba

Klasifikasi

Filum
Tracheophyta
Kelas
Magnoliopsida
Ordo
Geraniales
Famili
Geraniaceae
Genus
Geranium
Spesies
Geranium maculatum

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract
  5. Plants of the World Online Native range, life form and climate (WCVP)
  6. GloBI What it eats, what eats it, parasites and pollinators
  7. Schwarz et al. 2021