Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Phimosus infuscatus

Belum ada nama umum tercatat

Risiko Rendah

Burung ini dinamai ibis berwajah telanjang karena memang tidak memiliki bulu sama sekali di wajahnya, sehingga kulit kemerahannya selalu tampak jelas di antara tubuhnya yang berwarna cokelat gelap hingga kehitaman.

Phimosus infuscatus adalah satu-satunya anggota genus Phimosus dalam famili Threskiornismelompatidae, hidup di lahan basah terbuka di Amerika Selatan. Statusnya menurut IUCN adalah Risiko Rendah, dengan wilayah jelajah yang sangat luas mencapai .

Burung ini menarik karena kebiasaan sosialnya yang erat, hidup berdekatan dengan sesama jenisnya maupun jenis ibis lain, serta usianya yang bisa mencapai .

Identifikasi dan Penampilan

Ciri paling mencolok dari burung ini adalah wajahnya yang sama sekali tidak berbulu, dengan kulit berwarna kemerahan yang kontras dengan tubuhnya yang gelap.

Tubuhnya berwarna cokelat gelap hingga kehitaman, dengan panjang total antara 45 dan 50 sentimeter serta berat sekitar .

Paruhnya panjang dan melengkung ke bawah, berwarna merah jambu hingga cokelat kemerahan, sedangkan kakinya berwarna merah jambu. Jantan memiliki paruh yang relatif lebih besar dibandingkan betina jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, meski perbedaan ini tidak terlalu mencolok karena seleksi seksual pada spesies ini tidak seintens pada jenis ibis lainnya.

Distribusi dan Habitat

Phimosus infuscatus tersebar luas di Amerika Selatan, ditemukan di Argentina, Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana, Paraguay, Suriname, Uruguay, dan Venezuela.

Burung ini menghuni area terbuka seperti padang rumput basah, sabana, rawa, dan sawah. Umumnya ditemukan di dataran rendah dekat permukaan laut, meski pernah tercatat di wilayah yang lebih tinggi di Venezuela dan Kolombia.

Wilayah jelajahnya mencakup area seluas , menjadikannya salah satu ibis dengan sebaran paling luas di benua tersebut. Catatan pengamatan menunjukkan kehadirannya sepanjang tahun, tanpa pola musiman yang mencolok.

Peta catatan keberadaan Phimosus infuscatus
Lokasi tercatat · GBIF
36.023
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Perilaku dan Gaya Hidup

Burung ini hidup dalam kelompok besar, baik bersama sesama jenisnya maupun bercampur dengan jenis ibis lain, bahkan kadang ditemukan berdekatan dengan hewan ternak.

Mereka dikenal hidup berdekatan satu sama lain, dengan jarak antarsarang tetangga bisa serapat 100 meter. Meski begitu, Phimosus infuscatus tidak terlalu teritorial terhadap sesama ibis; agresi yang muncul biasanya terbatas pada perebutan makanan dari individu lain.

Dalam hal bersarang, spesies ini cenderung kurang agresif dibandingkan jenis ibis lainnya, bahkan kadang berbagi sarang dengan spesies burung lain. Pola migrasinya bersifat sebagian, artinya sebagian populasi berpindah tempat sementara yang lain menetap sepanjang tahun, dan gaya hidupnya sepenuhnya bersifat terestrial.

Berburu dan Makanan

Phimosus infuscatus mencari makan dengan menjelajahi tanah lembap dan tepi perairan dangkal, mematuk-matuk permukaan tanah dan lumpur untuk menemukan mangsanya.

Sebagai pemangsa akuatik, makanan utamanya terdiri atas serangga, cacing, kerang kecil, dan invertebrata kecil lainnya yang hidup di lumpur atau dekat air. Kebiasaan hidup berkelompok membuatnya sering terlihat mencari makan bersama ibis lain, meski terkadang terjadi perebutan makanan antarindividu.

Bersarang dan Berkembang Biak

Burung ini berkembang biak dalam koloni kecil bersama sesama jenisnya, dengan musim kawin yang berlangsung antara Agustus hingga Desember.

Sarangnya dibangun berupa platform di atas pohon atau semak. Dalam satu sarang, betina dapat bertelur antara 1 hingga 8 butir, dengan warna telur yang lembut antara hijau dan biru.

Proses pengeraman berlangsung selama 21 hingga 23 hari, dan dilakukan bersama oleh jantan maupun betina secara bergantian, mencerminkan pembagian tugas pengasuhan yang cukup seimbang antara kedua induk.

Fakta Menarik

  1. Phimosus infuscatus adalah satu-satunya spesies dalam genus Phimosus.
  2. Burung ini tercatat hidup berdampingan dengan berbagai satwa liar lain di habitatnya, termasuk burung seperti Crotophaga ani, Ortalis canicollis, dan bahkan itik Muscovy (Cairina moschata).
  3. Nama ilmiahnya pertama kali dideskripsikan oleh M. H. C. Lichtenstein pada tahun 1823.
Risiko Rendah

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Amber M. King via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Josh Noseworthy via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by William Stephens via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by PampaSorro via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Nicolas Olejnik via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Roger A. Morales-Flores via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by avocat via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Joaquín Krasuk via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Diet

  • Karnivora

Perilaku

  • Predator
  • Sosial
  • Migrasi

Klasifikasi

Filum
Chordata
Kelas
Aves
Ordo
Pelecaniformes
Famili
Threskiornithidae
Genus
Phimosus
Spesies
Phimosus infuscatus

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract
  5. AnAge Longevity
  6. AVONET Bird mass, habitat, migration, diet and range size