Pinus longaeva dapat hidup hingga 4.000 tahun, menjadikannya salah satu pohon paling lama hidup yang diketahui. Pohon ini termasuk jenis pinus yang tumbuh di pegunungan tinggi California, Nevada, dan Utah, Amerika Serikat.
Sebagai tumbuhan berkayu dari famili Pinaceae, Pinus longaeva berstatus Risiko Rendah menurut IUCN, sehingga populasinya dinilai aman secara global. Spesies ini menarik dibaca karena memperlihatkan bagaimana sebuah pohon bertahan berabad-abad di medan yang paling keras.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri paling mudah dikenali adalah daun jarum yang tersusun lima per berkas. Daunnya tebal, panjangnya 2,5–4 cm, berwarna hijau tua hingga hijau kebiruan di sisi luar, dengan pita putih terang di sisi dalam.
Pohon ini berukuran sedang, dengan tinggi 5–15 m dan diameter batang hingga 2,5–3,6 m. Kulit kayunya oranye-kuning cerah, tipis, dan bersisik di pangkal batang. Pada pohon tua di ketinggian, batangnya tampak berliku dan kerdil, dengan kulit kayu cokelat kemerahan dan celah dalam. Cabang yang berpilin dan tertutup daun hijau tampak seperti sikat botol.
Kerucutnya berbentuk bulat telur hingga silindris, panjang 5–10 cm dan lebar 3–4 cm saat menutup. Kerucut muda berwarna hijau atau ungu, lalu menjadi oranye-krem setelah sekitar 16 bulan. Sisiknya tipis dan rapuh, dan setiap sisik berujung duri seperti rambut sepanjang 2–5 mm. Saat matang, kerucut membuka hingga lebar 4–6 cm dan bijinya langsung lepas. Biji panjangnya 5 mm dengan sayap 12–22 mm.
Jenis ini berbeda dari pinus bristlecone Pegunungan Rocky karena daunnya tidak memiliki bintik resin putih kecil. Dibandingkan dengan pinus ekor rubah, duri kerucutnya lebih panjang dari 2 mm dan pangkal kerucutnya membulat, bukan berbentuk kerucut.
Distribusi dan Habitat
Pinus longaeva tumbuh di pegunungan tinggi California, Nevada, dan Utah. Di California, populasinya terbatas pada Pegunungan White, Inyo, dan Panamint di Kabupaten Mono dan Inyo. Di Nevada, pohon ini tersebar di sebagian besar pegunungan tinggi dari Spring Mountains dekat Las Vegas hingga Ruby Mountains, sedangkan di Utah jangkauannya membentang ke timur laut hingga South Tent di Pegunungan Wasatch.
Pohon ini hidup pada ketinggian sekitar 1.700–3.400 m di zona subalpin dan alpin. Di California berada pada 2.200–3.700 m, di Nevada 2.400–3.300 m, dan di Utah 2.195–3.265 m.
Iklimnya kering, dingin pada musim dingin, dan kering pada musim panas. Curah hujan rata-rata sekitar 300 mm per tahun, dan sebagian besar jatuh sebagai salju pada musim dingin. Pohon ini tumbuh di lereng curam yang kering, sering menghadap selatan dan barat, dengan tanah tipis berbatu. Tanahnya umumnya berasal dari batu kapur atau dolomit, dan pohon ini membutuhkan banyak cahaya tetapi sedikit air dan nutrisi.
Di tempat yang lebih rendah, hutannya bercampur dengan Pinus flexilis. Di Nevada bagian selatan, Pinus longaeva mendominasi, sedangkan di lereng tinggi dengan tanah dolomit, pohon ini sering menjadi jenis dominan. Tajuknya umumnya terbuka dan hanya menutup 15–50 persen permukaan tanah.

Ekologi dan Hubungan
Pohon ini sangat rentan terhadap api. Kulit kayunya yang beresin mudah terbakar, sehingga kebakaran tajuk hampir pasti mematikan pohon, dan api berintensitas rendah pun dapat merusaknya. Meski begitu, populasinya tangguh. Sebagai spesies suksesi primer yang cepat menempati lahan terbuka, pohon ini diyakini segera kembali menempati area setelah kebakaran.
Kebakaran berskala besar sangat jarang di wilayah ini. Pada hutan campuran di ketinggian rendah, bahan bakar biasanya lebat dan dekat dengan sumber api dari manusia, sedangkan di dekat batas pohon, Pinus longaeva tumbuh di singkapan batu kapur yang hampir tanpa bahan bakar permukaan. Suhu yang lebih hangat kemungkinan memperpanjang musim kebakaran dan menambah frekuensi api di ketinggian rendah dan menengah.
Burung pemecah biji Clark kemungkinan berperan dalam penyebaran bijinya. Burung ini menyimpan banyak biji di dalam tanah sebagai cadangan makanan, dan sebagian biji yang tidak diambil kembali bisa tumbuh menjadi tanaman baru. Karena itu, banyak individu berbatang banyak lahir dari beberapa biji yang berkecambah bersamaan di area yang sama. Bijinya juga tersebar oleh angin.
Di tanah yang subur, pohon ini kalah bersaing, sehingga jenis ini berkembang paling baik di medan yang keras.
Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia
Bagi sejumlah suku asli, pohon ini dianggap suci, dan keberadaannya sering dikaitkan dengan makna spiritual dan budaya.
Dalam cerita rakyat banyak budaya, pinus umumnya dikaitkan dengan keabadian, keteguhan, dan ketahanan. Hal ini mungkin berkaitan dengan kemampuan pinus beradaptasi di lingkungan yang beragam dan keras.
Jenis ini juga dibudidayakan secara terbatas dalam hortikultura. Salah satu contohnya adalah kultivar kerdil 'Cherry Lady', yang pertama kali ditemukan sebagai bentuk sapu penyihir oleh Franz Etzelstorfer dan Jörg Kohout dalam perjalanan ke Amerika Serikat pada 2006. Di kawasan lindung milik pemerintah federal Amerika Serikat, seperti Ancient Bristlecone Pine Forest di California, pemotongan dan pengambilan kayu dilarang.
Fakta Menarik
- Daunnya dapat tetap hijau hingga 45 tahun, salah satu daya tahan daun terpanjang di antara tumbuhan.
- Pada pohon sangat tua, sebagian besar lapisan kambium pembuluh mati, dan hanya satu jalur sempit jaringan hidup yang menghubungkan akar dengan beberapa cabang.
- Pada 1987, pohon ini ditetapkan sebagai salah satu pohon negara bagian Nevada.
- Dalam budaya Yunani kuno, pinus secara umum dikaitkan dengan Pitthea, dewi yang melambangkan kerajaan, serta dengan kesuburan dan mitologi Dionysus.
Foto
Foto dari by Indio Brown via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Adam Kamal via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Andrew Dudley via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Nelson Balcar via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Trevor Van Loon via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Brooke Smith via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Kenzie Anderson-Bell via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Parker James Lloyd via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Jennifer Styrsky via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Zach Earl via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Dee Shea Himes via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Melanie J. Davis via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Sam Eberhard via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Bentuk pertumbuhan
- Pohon
Klasifikasi
- Filum
- Tracheophyta
- Kelas
- Pinopsida
- Ordo
- Pinales
- Famili
- Pinaceae
- Genus
- Pinus
- Spesies
- Pinus longaeva
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits



