Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Terpsiphone viridis

Belum ada nama umum tercatat

Risiko Rendah

Ekor jantan dewasa Terpsiphone viridis memanjang menjadi dua bulu tengah yang sering lebih dari dua kali panjang tubuhnya. Ini adalah burung pengicau berukuran sedang dari famili Monarchidae, ordo Passeriformes.

Spesies ini hidup di sebagian besar Afrika di selatan Gurun Sahara serta di Semenanjung Arab. Statusnya menurut IUCN adalah Least Concern, yang berarti belum terancam punah.

Burung ini menarik dipelajari karena perbedaan mencolok antara jantan dan betina, serta variasi bulu pada jantan di beberapa wilayah.

Identifikasi dan Penampilan

Ciri paling mudah dikenali adalah ekor jantan dewasa. Dua bulu ekor tengahnya memanjang menjadi pita, dan panjang tubuh burung ini sekitar 17 cm, sehingga pita tersebut hampir menggandakan panjang totalnya. Beratnya sekitar .

Jantan dewasa memiliki kepala, leher, dan bagian bawah tubuh berwarna hitam, sedangkan sayap dan ekornya berwarna kastanye. Sayapnya dihiasi garis putih yang mencolok, dan bagian tanpa bulu di sekitar mata berwarna sama dengan bulu di sekitarnya.

Betina tampak lebih cokelat di bagian bawah tubuh dan tidak memiliki garis sayap putih maupun pita ekor. Kepalanya lebih pucat dibanding jantan.

Burung muda mirip betina, tetapi warnanya lebih kusam.

Distribusi dan Habitat

Terpsiphone viridis ditemukan di sebagian besar Afrika di selatan Gurun Sahara, serta di Semenanjung Arab. Luas sebarannya mencapai .

Habitat khasnya adalah hutan savana dari berbagai jenis, hutan terbuka, padang rumput dengan pepohonan terpencar, perkebunan, dan semak belukar. Burung ini lebih banyak menghuni wilayah semi-terbuka.

Pengamatan burung ini paling banyak tercatat pada November, sedangkan yang paling sedikit sekitar Juni. Pola ini hanya menunjukkan kehadiran burung, bukan jumlah populasinya.

Peta catatan keberadaan Terpsiphone viridis
Lokasi tercatat · GBIF
35.174
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Perilaku dan Gaya Hidup

Burung ini bersuara ribut dengan panggilan keras menyerupai omelan. Saat bertengger, ia duduk sangat tegak dan menonjol, mirip burung jagal, dan kakinya pendek.

Makanan utamanya adalah serangga. Burung ini sering menangkap lalat di udara, dan juga memakan telur, larva, serangga dewasa, serta laba-laba. Sesekali ia memakan buah beri.

Terpsiphone viridis tidak bermigrasi. Ia menetap di wilayah sebarannya sepanjang tahun.

Signifikansi Budaya

Spesies ini dideskripsikan secara ilmiah oleh Statius Müller pada 1776 dengan nama Terpsiphone viridis.

Fakta Menarik

  1. Pada sebagian jantan, bagian kastanye pada bulunya digantikan warna putih. Beberapa ras juga memiliki pita ekor berwarna hitam.
  2. Spesies ini mudah kawin silang dengan kerabat dekatnya, sehingga hibrida dapat muncul dengan bagian bawah tubuh berwarna campuran hitam dan merah.
Risiko Rendah

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Daniel Ghyselinck via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Lukas Zangl via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Henry de Lange via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Jiro Iguchi via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Emily Nyenyedzi Davies via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by avocat via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Presha Soogrim via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Justin Ponder via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Perilaku

  • Predator
  • Teritorial

Diet

  • Insektivora

Klasifikasi

Filum
Chordata
Kelas
Aves
Ordo
Passeriformes
Famili
Monarchidae
Genus
Terpsiphone
Spesies
Terpsiphone viridis

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract
  5. Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits
  6. AVONET Bird mass, habitat, migration, diet and range size