Namanya secara harfiah berarti "kepala cokelat" dalam gabungan bahasa Latin, merujuk pada jambul cokelat tua yang menjadi ciri khasnya. Yuhina brunneiceps, yang juga dikenal sebagai Taiwan yuhina atau Formosan yuhina, adalah burung penyanyi kecil dari keluarga Zosteropidae yang hanya ditemukan di pulau Taiwan.
Burung ini berstatus Risiko Rendah menurut IUCN dan menghuni area seluas sekitar di pegunungan Taiwan. Keunikan pola warnanya di antara kerabat sejenisnya dalam genus Yuhina, serta kebiasaannya yang gregarius dan cukup jinak, membuatnya menarik untuk dikenal lebih jauh.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri paling mencolok dari Yuhina brunneiceps adalah jambul cokelat tua di kepalanya, dipadukan dengan garis hitam seperti janggut yang turun dari paruhnya. Kombinasi warna ini membuatnya cukup berbeda dibandingkan jenis yuhina lain dalam genusnya yang sama.
Burung ini berukuran kecil, panjang tubuhnya sekitar 12 hingga 13 sentimeter, dengan bobot sekitar . Bagian punggung, sayap, dan ekornya berwarna abu-abu cokelat gelap, sementara bagian bawah dadanya tampak lebih terang, menciptakan kontras warna yang khas pada tubuhnya.
Pola warna keseluruhan ini, sesuai dengan ciri umum genus Yuhina, namun kombinasi jambul cokelat dan garis janggut hitam membuatnya tetap dapat dibedakan dari kerabat dekatnya.
Distribusi dan Habitat
Yuhina brunneiceps hidup di hutan perbukitan pada ketinggian antara 1.000 hingga 3.200 meter di atas permukaan laut, dengan kepadatan populasi paling tinggi di kisaran 1.500 hingga 2.500 meter. Pada musim dingin, burung ini dapat turun ke ketinggian yang lebih rendah untuk mencari makan.
Sebaran wilayahnya mencakup sekitar , seluruhnya terbatas di pulau Taiwan. Burung ini menyukai hutan semi-terbuka dan sering ditemukan di bagian bawah tajuk hutan.
Sifatnya yang gregarius membuatnya kerap terlihat dalam kelompok campuran bersama burung-burung lain, terutama dari keluarga burung gelatik batu (tit), sambil mengeluarkan suara kicauan lembut yang terus-menerus saat mencari makan bersama.
Data pengamatan bulanan menunjukkan jumlah pengamatan tertinggi terjadi pada bulan ketiga dan keempat, yang kemungkinan mencerminkan pola kemunculan musiman di wilayah tersebut, meski data ini hanya mencatat kehadiran dan bukan gambaran lengkap kepadatan populasi.

Fakta Menarik
- Nama genusnya, "Yuhina", berasal dari kata dalam bahasa Hindi yang berarti "burung kecil yang berkicau".
- Nama spesiesnya, "brunneiceps", berasal dari gabungan kata Latin "brunneus" (cokelat) dan "ceps" (berkepala), yang merujuk langsung pada warna kepalanya.
- Spesies ini pertama kali dideskripsikan secara ilmiah oleh Ogilvie-Grant pada tahun 1906.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by 雲一百香果 via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Yung-Lun Lin via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Ben Costamagna via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Nathan Ruser via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by 祐 via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by 葉淑蓮 via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Perilaku
- Sosial
Klasifikasi
- Filum
- Chordata
- Kelas
- Aves
- Ordo
- Passeriformes
- Famili
- Zosteropidae
- Genus
- Yuhina
- Spesies
- Yuhina brunneiceps
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- AVONET Bird mass, habitat, migration, diet and range size



