Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Ampulloclitocybe clavipes

Belum ada nama umum tercatat

Jamur berlamela abu-abu cokelat ini tumbuh di hutan gugur dan hutan konifer di Eropa dan Amerika Utara. Tubuh buahnya memiliki lamela kekuningan yang menurun ke batang, serta batang yang membulat di pangkalnya.

Ampulloclitocybe clavipes dikenal dalam bahasa Inggris sebagai club-foot atau club-footed clitocybe. Jamur ini termasuk dalam famili Hygrophoraceae, ordo Agaricales.

Jamur ini kerap disebut mirip dengan spesies beracun, sehingga pengenalannya memerlukan kehati-hatian.

Tubuh Buah dan Identifikasi

Ciri paling andal dari Ampulloclitocybe clavipes adalah batangnya yang membulat di pangkal. Tudung berdiameter 4–8 sentimeter, cembung dengan tonjolan kecil, lalu menjadi datar hingga cekung. Permukaannya halus, sering tertutup serat halus, dan biasanya lembap. Warnanya umumnya abu-abu cokelat, kadang kehijauan zaitun, dengan tepi yang pucat.

Batang berukuran 3–7 sentimeter tinggi dan 1–1,5 sentimeter lebar, dengan pangkal yang jelas membulat. Permukaannya berserat sutra dan berwarna sama dengan tudung. Dagingnya tebal dan putih, sedikit kekuningan di bagian pangkal. Bagian luar batang keras, sedangkan bagian tengahnya lunak dan berongga seperti spons.

Lamelanya menurun kuat hingga ke batang dan berwarna krem kekuningan. Di antara lamela utama terdapat lamela-lamela kecil, dan beberapa lamela kadang bercabang di dekat batang. Tepi lamela lurus pada jamur muda dan kadang bergelombang pada jamur tua. Cetakan spora berwarna putih, dengan spora bulat hingga lonjong berukuran 4,5–5 × 3,5–4 mikron.

Distribusi dan Habitat

Ampulloclitocybe clavipes tersebar luas dan melimpah di Eropa Utara dan Kepulauan Britania, dan jumlahnya terus meningkat.

Di Amerika Utara, jamur ini umum ditemukan di bawah perkebunan pinus di bagian timur, dan lebih jarang di kawasan Pasifik Barat Laut.

Jamur ini tumbuh di hutan konifer dan hutan gugur, terutama di bawah pohon beech. Di Eropa Utara, tubuh buahnya muncul dari Agustus hingga November, dengan kemunculan paling sering pada September dan Oktober.

Kumbang jamur Tritoma humeralis kadang memakan jamur ini sebagai santapan sesekali.

Peta catatan keberadaan Ampulloclitocybe clavipes
Lokasi tercatat · GBIF
7.682
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Fakta Menarik

  1. Nama genus Ampulloclitocybe berasal dari kata Latin ampula, yang merujuk pada rongga menyerupai labu, dan clitocybe, yang berarti 'berkepala miring'. Pangkal batang jamur dalam genus ini memang berbentuk seperti labu.
  2. Nama spesifik clavipes berasal dari bahasa Latin dan berarti 'berkaki berbentuk gada'. Nama umum Club Foot merupakan terjemahan harfiah dari nama spesifik ini.
  3. Ketika dewasa, bagian tengah tudung jamur ini cekung ke bawah dari tepinya, sehingga bentuk tudungnya berubah seiring usia.

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Виктория Билоус via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Sveta Zamaeva via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Petr Harant via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Sam Bucciarelli via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Евгений Маринкин via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by nebrooks via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Christina s.l. via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Klasifikasi

Filum
Basidiomycota
Kelas
Agaricomycetes
Ordo
Agaricales
Famili
Hygrophoraceae
Genus
Ampulloclitocybe
Spesies
Ampulloclitocybe clavipes

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract