Arabis alpina tumbuh di wilayah pegunungan yang tersebar luas, dari Eropa, Afrika Utara dan Timur, hingga Asia Tengah dan Timur, serta sebagian Amerika Utara. Tumbuhan berbunga dari famili Brassicaceae ini termasuk tumbuhan pegunungan yang menyebar di banyak benua.
Tumbuhan ini memilih habitat yang lembap namun berbatu, yaitu kerikil dan timbunan batu (screes), sering di atas batuan kapur.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri yang paling berguna adalah daun rosetnya yang panjang, bergerigi kuat, dan bertangkai jelas. Daun di batang tidak bertangkai dan memeluk batang.
Batang dapat mencapai tinggi 40 cm, dengan rangkaian bunga putih berkelopak empat yang tersusun longgar di ujung batang. Bunga mekar pada musim semi.
Distribusi dan Habitat
Arabis alpina tersebar di Eropa utara dan tengah, Eropa Timur, hingga Siberia barat tengah. Di Amerika Utara, persebarannya meliputi wilayah timur dan utara Kanada hingga Greenland. Di Afrika, tumbuhan ini ditemukan di Kenya, Tanzania, Uganda, Ethiopia, Eritrea, Somalia, Rwanda, dan Republik Demokratik Kongo. Di Asia, ia tumbuh di Lebanon, Suriah, dan Türkiye.
Habitat yang tercatat meliputi lahan terbuka atau lahan terlantar. Di tempat pegunungan, tumbuhan ini mengisi kerikil lembap dan timbunan batu.
Kehadirannya tampak paling sering pada Juli hingga Agustus, dengan jumlah yang menurun tajam pada musim dingin.

Pertumbuhan dan Bentuk
Arabis alpina berbentuk subsemak, yaitu tumbuhan abadi berbatang rendah dengan pangkal yang sedikit berkayu. Batangnya dapat mencapai tinggi 40 cm.
Sebagai herba abadi, tumbuhan ini tumbuh kembali dari tahun ke tahun dari rosetnya di permukaan tanah.
Ekologi dan Hubungan
Burung pemakan biji, seperti kelompok pipit dan burung finch, memakan bagian tumbuhan ini. Burung jenis lark, ayam hutan batu, bebek, angsa, dan merpati juga termasuk pemakannya. Di antara burung-burung itu, Alauda arvensis dan Columba palumbus termasuk yang paling sering tercatat.
Beberapa lebah liang dari genus Andrena dan lebah Halictus mengunjungi bunganya. Kupu-kupu juga tertarik pada bunga putih yang tersusun dalam rangkaian longgar ini.
Tumbuhan ini membutuhkan tanah yang lembap namun berbatu, dengan drainase baik, agar dapat bertahan di habitat pegunungannya.
Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia
Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia
Arabis alpina lebih sering dikenal sebagai tumbuhan hias dan tumbuhan pegunungan daripada sebagai sumber pangan atau bahan baku. Catatan tentang pemanfaatannya oleh manusia masih terbatas.
Di kebun, spesies ini kadang ditanam di taman batu dan area berbatu karena bunganya yang mencolok di awal musim semi.
Fakta Menarik
- Daun batang Arabis alpina tidak bertangkai dan memeluk batang, berbeda dengan daun rosetnya yang bertangkai jelas dan bergerigi kuat.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Tim Aßmus via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Yves Bas via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Michal Honskus via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Elias via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Ingvild Riska via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Barry Stewart via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Bentuk pertumbuhan
- Subsemak
Klasifikasi
- Filum
- Tracheophyta
- Kelas
- Magnoliopsida
- Ordo
- Brassicales
- Famili
- Brassicaceae
- Genus
- Arabis
- Spesies
- Arabis alpina
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits
- Plants of the World Online Native range, life form and climate (WCVP)
- GloBI What it eats, what eats it, parasites and pollinators
- trophiCH



