Boletopsis grisea adalah jamur berdaging berwarna abu-abu yang bentuknya menyerupai polipori, tumbuh langsung dari tanah dalam hubungan mikoriza dengan pohon pinus Scots (Pinus sylvestris).
Jamur ini termasuk dalam famili Bankeraceae, ordo Thelephorales, dan tersebar di Eropa serta Amerika Utara. Status konservasinya tercatat sebagai Mendekati Terancam.
Kelangkaan dan ketergantungan ekologisnya yang sangat spesifik membuat spesies ini menarik untuk dipelajari lebih jauh, terutama dalam konteks upaya konservasi jamur hutan di Eropa.
Tubuh Buah dan Identifikasi
Tudungnya berwarna abu-abu, berbentuk cembung namun tidak beraturan, dengan permukaan kering dan lebar dapat mencapai 15 sentimeter. Di bawah tudung terdapat pori-pori berwarna putih, berbeda dari lamela khas jamur payung pada umumnya.
Tangkainya kokoh dan berwarna sama dengan tudung, dengan panjang sekitar 3 hingga 10 sentimeter. Daging buahnya berwarna keputihan namun berubah menjadi abu-abu kehijauan ketika terluka atau menua, dengan aroma yang khas dan harum. Jejak sporanya berwarna cokelat kekuningan (tan).
Distribusi dan Habitat
Spesies ini selalu ditemukan berasosiasi dengan pohon pinus Scots (Pinus sylvestris), karena hubungan mikoriza keduanya bersifat wajib. Jamur ini tumbuh di hutan yang didominasi pinus, dengan lumut kerak dan tanah asam yang miskin nutrisi.
Boletopsis grisea tercatat di Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat. Di wilayah timur Amerika Utara, jamur ini muncul antara Agustus hingga Oktober, sementara di wilayah barat antara September hingga November. Selain pinus, lumut kerak dan tumbuhan heath di lapisan bawah hutan juga menjadi bagian dari lingkungan tempat ia tumbuh.
Data pengamatan bulanan menunjukkan lonjakan jumlah pengamatan pada bulan-bulan tertentu menjelang musim gugur, yang sejalan dengan musim munculnya tubuh buah di alam, meski data ini hanya mencatat kehadiran dan tidak mencerminkan jumlah populasi sebenarnya.

Kegunaan dan Sejarah Budaya
Boletopsis grisea tidak memiliki peran penting dalam tradisi rakyat maupun sistem pengobatan tradisional. Hal ini kemungkinan terkait dengan kelangkaannya serta ceruk ekologisnya yang sangat spesifik, berbeda dari banyak jamur populer lain yang memiliki sejarah panjang dalam penggunaan kuliner maupun spiritual.
Konservasi dan Ancaman
Status konservasi Boletopsis grisea adalah Mendekati Terancam. Di Eropa, spesies ini bahkan telah diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Konvensi Bern tentang Konservasi Satwa Liar dan Habitat Alam Eropa oleh Dewan Konservasi Jamur Eropa.
Jamur ini telah tercatat di 15 negara dan masuk dalam lima Daftar Merah Regional. Ancaman utama terhadap kelangsungannya meliputi deforestasi, polusi udara, serta penggunaan pupuk dan kapur yang biasa diterapkan untuk meningkatkan produksi kayu di hutan pinus.
Fakta Menarik
- Boletopsis grisea telah dipertimbangkan secara khusus oleh Dewan Konservasi Jamur Eropa untuk masuk ke dalam daftar perlindungan satwa liar Eropa.
- Jamur ini tercatat hadir di 15 negara berbeda, namun tetap tergolong Mendekati Terancam karena ceruk ekologisnya yang sangat sempit.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Bryan Rennick via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Erick Vélez Sánchez via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Fyodor Pudovikov via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Brian V. via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Klasifikasi
- Filum
- Basidiomycota
- Kelas
- Agaricomycetes
- Ordo
- Thelephorales
- Famili
- Bankeraceae
- Genus
- Boletopsis
- Spesies
- Boletopsis grisea
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits



