Pohon ini pernah menjadi spesies dominan di hutan gugur timur Amerika Utara. Sebelum penyakit busuk melanda, pohon besar ini tumbuh cepat dan termasuk kayu keras yang bernilai tinggi secara komersial.
Castanea dentata adalah pohon gugur berkayu keras dari famili Fagaceae. Ia tumbuh alami di timur Amerika Utara, dan di Pegunungan Appalachian pohon ini dulu sangat umum. Seperti semua anggota genusnya, pohon ini menghasilkan buah berduri yang berisi kacang kastanye yang dapat dimakan.
Status konservasinya kini Kritis menurut IUCN. Spesies ini layak dipelajari karena kisah kejatuhannya menunjukkan bagaimana satu patogen asing dapat mengubah wajah sebuah hutan dalam beberapa dekade.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri paling berguna adalah daunnya yang panjang dan bergerigi besar. Daunnya berukuran 14–20 cm panjang dan 7–10 cm lebar, sedikit lebih pendek dan lebih lebar daripada kastanye Eropa. Nama ilmiah dentata berarti bergerigi dalam bahasa Latin, merujuk pada gerigi tepi daun yang lebar dan berjarak renggang.
Pohon dewasa berukuran besar. Sebelum penyakit busuk melanda, tinggi maksimumnya sekitar 30 meter. Satu spesimen di Maine pernah mencapai 35 meter.
Bunga jantan kecil berwarna hijau pucat hampir putih, tersusun rapat pada untaian panjang sekitar 15–20 cm. Bunga betina berada di dekat pangkal untaian, dekat ranting, dan muncul dari akhir musim semi hingga awal musim panas.
Buahnya berada dalam kulit berduri hijau yang biasanya berisi tiga kacang, masing-masing dilapisi beludru cokelat muda. Kulit buah sering membuka saat masih di pohon, sekitar awal musim gugur. Kastanye Allegheny yang mirip hanya menghasilkan satu kacang per kulit buah.
Distribusi dan Habitat
Kehadiran pohon ini dalam pengamatan paling sering terjadi antara Mei dan Juli, dengan puncak pada Juni. Pola ini hanya menunjukkan kehadiran, bukan jumlah pohon atau luas sebarannya.
Spesies ini tumbuh di hutan gugur timur Amerika Utara. Di bagian tengah dan selatan jangkauannya, pohon ini menjadi spesies dominan di kawasan hutan ek-kastanye.
Pohon besar yang tersisa saat ini sebagian besar berada di wilayah barat yang bebas penyakit. Contohnya ada di Sherwood, Oregon, dan Revelstoke, British Columbia. Iklim Mediterania di pantai barat menghambat jamur penyakit, karena jamur itu menyukai musim panas yang panas dan lembap.

Ekologi dan Hubungan
Sebelum penyakit busuk melanda, pohon ini menjadi tumbuhan dominan hutan gugur timur dan menopang banyak hewan. Konon, seekor tupai bisa berpindah dari New England ke Georgia hanya dengan berjalan di dahan kastanye Amerika.
Sekitar 60 spesies serangga memakan kastanye Amerika, dan tujuh di antaranya bergantung sepenuhnya pada pohon ini sebagai sumber makanan. Beberapa di antaranya, termasuk ngengat kastanye Amerika, kini punah atau populasinya sangat berkurang.
Penyakit busuk disebabkan oleh jamur Cryphonectria parasitica (dahulu Endothia parasitica) yang berasal dari Asia. Jamur ini masuk ke Amerika Utara lewat pohon kastanye Jepang yang terinfeksi pada akhir abad ke-19. Pohon kastanye Asia sudah berevolusi bersama jamur ini dan memiliki ketahanan kuat, sedangkan kastanye Amerika hampir tidak memilikinya. Pohon ek tidak terpengaruh dan dapat menjadi inang bagi jamur tersebut.
Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia
Kayu kastanye Amerika lurus, kuat, dan mudah digergaji serta dibelah. Kayunya kaya tanin sehingga sangat tahan busuk. Karena itu kayunya dipakai untuk furnitur, pagar kayu belah, sirap, konstruksi rumah, lantai, tiang, kayu lapis, bubur kertas, dan tiang telepon. Tanin juga diekstrak dari kulit kayu untuk menyamak kulit.
Kayu dari pohon yang mati akibat penyakit, yang berlubang karena serangga, dikenal sebagai kayu wormy. Kayu jenis ini kini digemari karena tampilannya yang rustik. Banyak kayu kastanye juga didaur ulang dari lumbung-lumbung tua untuk dijadikan furnitur dan barang lain.
Pohon ini juga hadir dalam sastra Amerika. Dalam cerita pendek Washington Irving tahun 1819, The Legend of Sleepy Hollow, tokoh Ichabod Crane bertemu penunggang kuda tanpa kepala di jalan yang diselimuti deretan ek dan kastanye. Nathaniel Hawthorne juga memakai aktivitas memungut kacang kastanye sebagai bingkai cerita dalam kumpulan mitologi Yunani tahun 1851, A Wonder-Book for Girls and Boys.
Konservasi dan Ancaman
IUCN menetapkan kastanye Amerika berstatus Kritis. Ancaman utamanya adalah penyakit busuk kastanye. Jamur ini membunuh bagian atas tanah pohon, sehingga bagian akar yang masih hidup terus bertunas dan kemudian terinfeksi lagi.
Batang tunggul memang masih bertunas dari akar ketika batang utama mati. Namun tunas itu jarang tumbuh lebih dari 6 meter sebelum terinfeksi kembali. Karena itu spesies ini dianggap punah secara fungsional, meski secara teknis belum punah.
Penebangan penyelamatan pada tahun-tahun awal penyakit mungkin ikut menghilangkan pohon yang memiliki ketahanan tinggi. Isolasi pohon yang tersisa juga membuat banyak tegakan berkembang biak secara aseksual dengan keragaman genetik rendah, sehingga makin rentan punah secara lokal.
Upaya pengendalian meliputi fungisida, pemangkasan dahan yang terinfeksi, penebangan pohon sakit di kebun dan hutan, serta karantina. Karantina diperkuat dengan Plant Quarantine Act untuk mencegah masuknya patogen tanaman lain.
Fakta Menarik
- Dalam mitologi Yunani, anak-anak dikatakan ditemukan di dalam rongga pohon kastanye tua sebelum bangau dikenal sebagai pembawa bayi.
- Bagi umat Kristen awal, kastanye melambangkan kesucian dan kejujuran tersembunyi, dan juga dianggap simbol kesuburan.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Jim Arrigoni via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Heather Mazzaccaro via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Nick Kleinschmidt via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Klasifikasi
- Filum
- Tracheophyta
- Kelas
- Magnoliopsida
- Ordo
- Fagales
- Famili
- Fagaceae
- Genus
- Castanea
- Spesies
- Castanea dentata
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract



