Di Inggris, jamur ini disarankan diberi nama bintik jeli oranye, sedangkan di Amerika Utara dikenal sebagai jeli oranye atau mentega penyihir. Ia termasuk jamur gelatinosa dalam famili Dacrymycetaceae, kelas Dacrymycetes, filum Basidiomycota.
Jamur ini hidup sebagai saprotrof, yaitu menguraikan kayu mati, terutama kayu konifer. Dengan ciri tubuh buah yang mencolok, spesies ini mudah dikenali di lapangan dan menjadi contoh menarik bagi pencinta jamur.
Tubuh Buah dan Identifikasi
Ciri paling andal dari Dacrymyces chrysospermus adalah tubuh buahnya yang gelatinosa dan berwarna oranye cerah. Tubuh buah umumnya berbatang tebal dengan kepala berbentuk sendok atau cawan yang membawa lapisan pembentuk spora.
Bentuk tubuh buah sangat bervariasi. Tubuh buah sering muncul berkelompok dan menyatu membentuk massa kompleks hingga sekitar 6 cm.
Secara mikroskopis, spesies ini dibedakan dari sebagian besar anggota Dacrymyces lain oleh basidiospora yang relatif besar, berukuran 18–23 μm kali 6,5–8 μm, dengan 7 sekat.
Dua spesies yang tampak hampir sama secara makroskopis adalah Tremella mesenterica dan Naematelia aurantia. Keduanya dibedakan dari D. chrysospermus karena tumbuh pada kayu keras dan melalui ciri mikroskopisnya, serta termasuk kelas jamur yang berbeda, Tremellomycetes. Dacryopinax spathularia dan anggota genus Femsjonia juga bisa tampak mirip.
Distribusi dan Habitat
Dacrymyces chrysospermus pertama kali dideskripsikan dari New England, tetapi kini diketahui tersebar di seluruh dunia. Jamur ini tumbuh pada berbagai jenis konifer.
Spesies ini dianggap umum di seluruh Amerika Utara. Spesimennya juga telah dikumpulkan di Amerika Selatan, Eropa, Asia, dan Australia.
Pengamatan terbanyak tercatat sekitar Oktober, diikuti November dan September. Pola ini menunjukkan jamur paling sering terlihat pada musim gugur dan awal musim dingin di belahan bumi utara.

Fakta Menarik
- Di Prancis, kelompok jamur ini disebut ronds de sorcières atau "cincin penyihir", dan beberapa nama Prancis lain untuk jamur mengacu pada hal-hal menyeramkan seperti telur iblis.
- Di Belanda, spesies ini dinamai heksenboter, yang berarti mentega penyihir, sementara di Prancis disebut tripe de sorcière atau "usus penyihir".
- Di Inggris, nama yang disarankan untuk spesies ini adalah bintik jeli oranye, sedangkan di Amerika Utara dikenal sebagai jeli oranye.
- Spesies ini sering tumbuh di cabang atau kayu mati yang sama dengan jamur gelatinosa kuning lain, seperti Tremella mesenterica dan Exidia glandulosa.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by alicia penney via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Barry Cottam via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Harrison Cole via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Isaac Krone via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Russell Parsons via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Kalvin Chan via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by maureen_c-m via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Andrew Sebastian via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Klasifikasi
- Filum
- Basidiomycota
- Kelas
- Dacrymycetes
- Ordo
- Dacrymycetales
- Famili
- Dacrymycetaceae
- Genus
- Dacrymyces
- Spesies
- Dacrymyces chrysospermus
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract



