Di Eropa, Afrika Utara, dan sebagian besar Asia, Euphorbia helioscopia tumbuh sebagai gulma di ladang dan tepi jalan. Tumbuhan herba semusim dari keluarga Euphorbiaceae ini berasal dari wilayah-wilayah tersebut.
Di luar wilayah asalnya, tumbuhan ini telah menyebar ke banyak tempat di Amerika Utara, termasuk Kanada dan Amerika Serikat, serta ke Selandia Baru, Irlandia, dan Britania Raya.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri paling mudah dikenali adalah daunnya yang berbentuk bulat telur, dengan bagian terlebar dekat ujung, panjang 1,5–3 cm, dan tepi bergerigi halus. Tumbuhan ini tegak dengan satu batang tunggal yang tidak berbulu, tingginya 10–50 cm, dan bercabang di bagian atasnya.
Bunganya kecil dan berwarna kuning kehijauan. Di bawah bunga terdapat dua sampai lima braktea yang mirip daun, tetapi lebih kuning.
Spesies yang mirip adalah Euphorbia rhabdotosperma. Spesies ini tampak serupa dengan bagian-bagian yang lebih kecil, serta permukaan biji yang berbeda. Spesies tersebut ditemukan di Iran, Kaukasus Utara, Transkaukasia, Turki, dan Turkmenistan.
Distribusi dan Habitat
Wilayah asli Euphorbia helioscopia membentang dari Makaronesia dan Afrika Utara ke Eropa sedang, lalu ke timur hingga anak benua India. Wilayah itu mencakup Eropa Tengah, Eropa Timur, Semenanjung Balkan, Spanyol, Italia, Yunani, dan Turki, hingga Asia Tengah, Tiongkok, Jepang, serta Korea.
Di Tiongkok, tumbuhan ini tersebar luas di sebagian besar provinsi, dari timur laut hingga selatan dan barat daya, termasuk Yunnan, Sichuan, dan Xinjiang.
Habitatnya meliputi ladang pertanian, tepi jalan, semak, dan tepi hutan campuran. Di kebun dan lahan pertanian, tumbuhan ini sering dianggap gulma.
Di luar Eurasia dan Afrika Utara, tumbuhan ini sudah menyebar ke Amerika Utara, Argentina bagian timur laut, Kepulauan Falkland, serta Tasmania.

Pertumbuhan dan Bentuk
Tumbuhan ini tergolong semusim atau dwimusim, sehingga siklus hidupnya relatif pendek. Batangnya tunggal, tegak, tidak berbulu, dan bercabang ke arah ujung, sehingga bagian atasnya tampak rimbun.
Perkecambahannya terjadi di atas tanah. Hipokotilnya tegak, halus, dan sekitar 1 cm tingginya. Kotiledonnya halus, berbentuk bulat telur, dan terbuka menyebar. Dari epikotil yang pendek muncul sepasang daun muda berbentuk bulat telur, panjang 5–10 mm.
Seluruh kecambah mengeluarkan getah putih ketika terluka.
Ekologi dan Hubungan
Burung menjadi pemakan tumbuhan ini, terutama kelompok pipit dan finch seperti Acanthis flammea, serta burung kedidi seperti Alauda arvensis. Kelompok unggas lain, seperti ayam hutan dan unggas air seperti bebek dan angsa, juga termasuk pemakannya.
Serangga juga memanfaatkan tumbuhan ini. Kumbang Aphthona pygmaea dan belalang Calliptamus italicus termasuk pemakannya.
Bunganya didatangi berbagai serangga, terutama lalat syrphid seperti Episyrphus balteatus, serta lebah dan kumbang. Serangga-serangga ini datang ke bunga yang kecil dan berwarna kuning kehijauan itu.
Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia
Dalam pengobatan rakyat, tumbuhan ini sejak lama dianggap sebagai tanaman obat. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, tumbuhan ini juga digunakan.
Bahan aktif yang diekstrak dari tumbuhan ini dimanfaatkan dalam industri farmasi. Dalam uji pada mencit, ekstraknya menghambat perkembangan karsinoma hepatoseluler, yaitu kanker hati.
Fakta Menarik
- Nama marga Euphorbia diambil dari Euphorbus, tabib Yunani yang melayani Raja Juba II dari Mauretania (kini Maroko dan Aljazair) pada abad pertama SM. Raja itu disebut memakai tumbuhan dari marga ini sebagai obat, dan Linnaeus memakai nama tersebut pada 1753 untuk menghormatinya.
- Epitet helioscopia berasal dari kata Yunani helios (matahari) dan skopein (mengamati). Nama ini merujuk pada anggapan kuno bahwa kumpulan bunga yang disebut cyathium mengikuti posisi matahari di langit.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by guywallbanks via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Ondřej Křivan via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by zebedeugalinha via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Марина Садыкова via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Константин Селивёрстов via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Thomas Mesaglio via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Orzigul Anvarova via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Bentuk pertumbuhan
- Herba
Klasifikasi
- Filum
- Tracheophyta
- Kelas
- Magnoliopsida
- Ordo
- Malpighiales
- Famili
- Euphorbiaceae
- Genus
- Euphorbia
- Spesies
- Euphorbia helioscopia
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits
- Plants of the World Online Native range, life form and climate (WCVP)
- GloBI What it eats, what eats it, parasites and pollinators
- trophiCH
- DoPI
- EuPPollNet



