Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Iphiclides podalirius

Belum ada nama umum tercatat

Risiko Rendah

Meski namanya dalam bahasa Inggris berarti "kupu-kupu langka", Iphiclides podalirius sebenarnya cukup umum ditemukan di banyak wilayah. Nama tersebut muncul karena kemunculannya yang jarang sebagai pengunjung di Britania Raya, bukan karena populasinya benar-benar sedikit.

Spesies ini termasuk famili Papilionidae, kelompok kupu-kupu besar yang dikenal dengan ekor pada sayap belakangnya. Statusnya dinilai Risiko Rendah oleh IUCN. Kupu-kupu ini tersebar luas di kawasan Palearktik timur dan hampir seluruh Eropa.

Corak belangnya yang khas, kemampuannya menghuni berbagai jenis lanskap dari kebun hingga pegunungan, serta kaitannya dengan mitologi Yunani kuno menjadikan spesies ini menarik untuk dikenal lebih jauh.

Identifikasi dan Penampilan

Ciri paling mencolok dari Iphiclides podalirius adalah enam garis belang di sayap depan yang menyerupai corak harimau, berpadu dengan warna dasar sayap krem keputihan hingga kuning pucat. Kupu-kupu ini berukuran besar dan mencolok.

Lebar sayap jantan berkisar span sementara betina sedikit lebih besar, berkisar span. Pada tepi luar sayap belakang terdapat tanda bulan sabit biru, disertai bercak oranye memanjang di sudut belakang, serta ekor yang relatif panjang pada sayap belakang.

Spesies ini cukup mirip dengan beberapa kerabat dekatnya, yaitu Papilio machaon, Papilio hospiton, Papilio alexanor, dan Protographium marcellus, sehingga pengamat perlu memperhatikan detail belang dan tanda bulan sabit untuk membedakannya.

Distribusi dan Habitat

Iphiclides podalirius tersebar luas di kawasan Palearktik timur dan hampir seluruh Eropa, kecuali bagian paling utara. Wilayah persebarannya membentang ke utara hingga Lusatia Bawah dan Polandia tengah, serta ke timur melintasi Asia Kecil dan Transkaukasia sampai Semenanjung Arab, Pakistan, India, dan Tiongkok bagian barat. Beberapa individu pernah tercatat di Swedia tengah dan Britania Raya, meski diduga hanya pengunjung yang tersesat, bukan migran tetap.

Spesies ini menghuni taman, kawasan permukiman, maupun lahan terbuka di pedesaan dan hutan terbuka. Tempat yang dipenuhi semak duri hitam (sloe) serta kebun buah menjadi habitat favoritnya. Di pegunungan Alpen, kupu-kupu ini dapat ditemukan hingga ketinggian 2.000 meter, meski umumnya lebih menyukai kawasan kaki gunung dan dataran yang lebih rendah.

Di lembah banjir Sungai Morava di Slovakia, kehadiran spesies ini menjadi indikator baik bagi habitat padang rumput xerotermik yang masih terjaga dengan vegetasi hutan-stepa yang belum pernah dipotong.

Peta catatan keberadaan Iphiclides podalirius
Lokasi tercatat · GBIF
65.158
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Makanan dan Kebiasaan Makan

Iphiclides podalirius mengunjungi berbagai bunga untuk mengambil nektar sebagai sumber makanannya. Di antara tumbuhan yang tercatat sering dikunjungi adalah Prunus domestica, Crataegus monogyna, dan Prunus persica, yang menunjukkan preferensi kuat terhadap bunga dari keluarga mawar-mawaran, terutama jenis plum dan kerabatnya.

Selain itu kupu-kupu ini juga tercatat mengunjungi Prunus mahaleb, Origanum vulgare, dan Pyrus communis, serta sejumlah tumbuhan berbunga lain seperti Anthriscus sylvestris, Callistephus chinensis, Echium vulgare, dan Prunus avium. Keragaman tumbuhan inang nektar ini sejalan dengan kebiasaannya menghuni kebun buah dan semak duri hitam, tempat bunga-bunga tersebut banyak tumbuh.

Konservasi dan Ancaman

Iphiclides podalirius dinilai berstatus Risiko Rendah oleh IUCN, meskipun beberapa pihak menganggapnya rentan di tingkat regional. Di Armenia, misalnya, populasinya tercatat stabil dan juga dinilai Risiko Rendah, sementara statusnya di sebagian besar Eropa masih belum ditentukan secara pasti.

Ancaman utama bagi spesies ini adalah penebangan semak duri hitam (blackthorn), tumbuhan inang penting yang semakin berkurang akibat pembukaan lahan. Akibatnya, kupu-kupu ini mulai menjadi semakin jarang di beberapa wilayah, meski pada tahun-tahun tertentu populasinya bisa cukup melimpah.

Sebagai respons terhadap penurunan ini, spesies ini kini dilindungi oleh hukum di sejumlah negara, termasuk Republik Ceko, Slovakia, Jerman, Hongaria, Luksemburg, Rusia, Ukraina, Polandia, dan Makedonia. Di beberapa provinsi Austria, statusnya dianggap langka dan terancam serta mendapat perlindungan khusus.

Risiko Rendah

Signifikansi Budaya

Nama ilmiah Iphiclides podalirius berakar dari tradisi mitologi Yunani. Genus Iphiclides mengacu pada Iphicles, saudara tiri Heracles, sementara nama spesies podalirius merujuk pada Podalirius, saudara dari Machaon, keduanya dikenal sebagai figur tabib dalam mitologi Yunani yang terkait dengan kisah Perang Troya.

Fakta Menarik

  1. Nama genus Iphiclides diambil dari Iphicles, saudara tiri pahlawan Heracles dalam mitologi Yunani.
  2. Nama spesies podalirius merujuk pada Podalirius, salah satu dari dua tabib bersaudara dalam kisah Perang Troya, bersama saudaranya Machaon.
  3. Genus tumbuhan Podalyria dalam famili Fabaceae juga dinamai untuk menghormati sosok Podalirius yang sama.

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Umut Nuri Erdoğan via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Fred Derks via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by glomik via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Paolo Zucca via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Louis Aureglia via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Matthieu Le Goïc via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Karol Ox via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Sylvain Eichhorn via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Timéo Gosciniak via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Emil Jantke via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by NoahM via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Klasifikasi

Filum
Arthropoda
Kelas
Insecta
Ordo
Lepidoptera
Famili
Papilionidae
Genus
Iphiclides
Spesies
Iphiclides podalirius

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract
  5. GloBI What it eats, what eats it, parasites and pollinators
  6. trophiCH
  7. Schwarz et al. 2021
  8. EuPPollNet