Kerisih bulu (Clematis vitalba) adalah semak pemanjat dari famili Ranunculaceae. Tumbuhan ini berasal dari Eropa dan Asia barat, dan kini tumbuh di banyak wilayah lain di luar sebaran aslinya.
Sebagai tumbuhan berkayu yang memanjat, kerisih bulu menutupi pagar, semak, dan pepohonan di sekitarnya. Sifat inilah yang membuatnya menarik untuk dipelajari, terutama karena kemampuannya menyebar dan menguasai habitat baru.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri paling mudah dikenali adalah buahnya. Setiap bunga menghasilkan banyak buah dengan tangkai berbulu panjang dan halus, yang jika terkumpul tampak seperti janggut kakek tua.
Batangnya bercabang dan beralur memanjang. Alur ini terasa jelas saat disentuh, sehingga mudah dibedakan dari batang kerabatnya di Selandia Baru yang berbatang halus.
Daunnya rontok pada musim gugur. Bunganya berwarna putih kehijauan dengan kelopak yang tampak berbulu lebat di bagian bawah, dan mengeluarkan aroma harum.
Bunga kerisih bulu dikunjungi serangga. Banyak spesies ngengat yang larvanya memakan tumbuhan ini, dan sebagian di antaranya hanya bergantung padanya sebagai satu-satunya tanaman pakan.
Distribusi dan Habitat
Kerisih bulu tumbuh di tepi jalan, lahan terbuka, dan semak sekunder hingga ketinggian 100 m. Ia lebih menyukai tanah basa yang kaya kapur dan iklim lembap dengan musim panas yang hangat.
Sebaran aslinya meliputi Eurasia dan Afrika Utara. Di Inggris, tumbuhan ini termasuk asli dan umum di seluruh Inggris bagian selatan dari garis antara Sungai Mersey dan Sungai Humber, serta di Wales selatan, timur, dan utara. Di luar wilayah itu, ia banyak ditanam dan tumbuh sampai ke dataran tinggi selatan Skotlandia.
Di banyak tempat, kerisih bulu dianggap invasif. Ia tumbuh sangat cepat, memanjat lebih cepat daripada ivy, dan setiap tanaman dapat menghasilkan lebih dari 100.000 biji. Tumbuhan ini juga menyebar melalui pecahan batang dan akar.
Di Selandia Baru, spesies ini dinyatakan sebagai organisme yang tidak diinginkan dan tercantum dalam Kesepakatan Nasional Tumbuhan Pengganggu, sehingga tidak boleh dijual, diperbanyak, atau disebarkan. Di Amerika Utara, ia tercatat tumbuh di Washington, Oregon, California, dan British Columbia, serta bagian timur Amerika Serikat. Tanaman ini masuk ke Pasifik Barat Laut sebagai tanaman hias antara tahun 1950 dan 1970.

Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia
Dalam budaya Yunani kuno, kerisih bulu dipercaya melambangkan keindahan pikiran, kecerdikan, dan keterampilan seni.
Di beberapa wilayah Eropa Timur, tanaman ini dikaitkan dengan makna 'Kegembiraan Pengelana'. Dalam cerita rakyat setempat, ia dianggap pertanda sambutan dan keberuntungan bagi orang yang sedang dalam perjalanan.
Di pedesaan Eropa, sebagian bagian tumbuhan ini pernah dihargai oleh para pengobat tradisional, tetapi semua bagiannya mengandung senyawa yang dapat menyebabkan iritasi kulit.
Fakta Menarik
- Di Selandia Baru, tanaman ini dijuluki 'clematis non grata', sebuah permainan kata yang menyindir keberadaannya yang sudah terlalu betah tumbuh di sana.
- Dalam tradisi tertentu, kerisih bulu dikaitkan dengan Perawan Maria dan Tuhan.
- Nama 'janggut kakek tua' berasal dari tampilan buahnya yang berbulu panjang saat musim buah.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Nigel Charman via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Mel Whiting via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Samuele Papeschi via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Jamie O'Neill via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Jose Gutierrez Higa via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Ross McCallum via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Klasifikasi
- Filum
- Tracheophyta
- Kelas
- Magnoliopsida
- Ordo
- Ranunculales
- Famili
- Ranunculaceae
- Genus
- Clematis
- Spesies
- Clematis vitalba
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits



