Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Sorbus aucuparia

Belum ada nama umum tercatat

Risiko Rendah

Sorbus aucuparia mampu tumbuh di batas utara pepohonan Eropa, pada sekitar 70 derajat lintang utara. Ini adalah pohon atau semak gugur daun dari famili Rosaceae, atau mawar-mawaran.

Spesies ini tersebar di hampir seluruh Eropa dan Kaukasus, hingga Rusia utara dan Siberia. Menurut IUCN, statusnya Berisiko Rendah.

Yang membuatnya menarik adalah kemampuannya bertahan di iklim dingin, pegunungan, dan tanah miskin hara, sekaligus perannya sebagai sumber pangan bagi burung dan mamalia.

Identifikasi dan Penampilan

Ciri paling mudah dikenali adalah daun majemuk menyirip dengan empat hingga sembilan pasang anak daun dan satu anak daun di ujung. Daunnya bisa mencapai 20 cm, dengan anak daun berukuran 2 hingga 6 cm dan tepi bergerigi tajam. Susunan daun berselang-seling di ranting dan adanya penumpu berpasangan di pangkal tangkai membedakannya dari pohon ash, Fraxinus excelsior, yang daunnya berhadapan dan tidak memiliki penumpu.

Pohon ini biasanya tumbuh setinggi 5 hingga 15 m, kadang mencapai 20 m, dan jarang sekali 28 m. Tajuknya longgar dan sering bercabang banyak. Kulit batang muda berwarna abu-abu kekuningan dan mengilap, lalu menjadi abu-abu kehitaman dengan retakan memanjang seiring usia.

Bunga tersusun dalam malai kuning-putih yang tegak dan menggembung, masing-masing berisi sekitar 250 bunga, dan mekar pada Mei hingga Juni. Buahnya berupa buah semu bulat berdiameter 8 hingga 10 mm. Buah ini berwarna hijau saat muda, lalu oranye atau merah cerah saat matang pada Agustus hingga Oktober, dengan kelopak yang tersisa sebagai bintang hitam bersudut lima.

Kuncup berwarna cokelat tua hingga hitam dan berbulu halus. Daun muda yang diremas berbau seperti marzipan.

Distribusi dan Habitat

Spesies ini tumbuh di iklim sejuk hingga dingin dan menyukai tanah yang berdrainase baik serta bertekstur gambut. Ia dapat hidup di lereng berbatu, tepi sungai yang curam, dan puncak batu besar, tempat yang sulit dijangkau rusa merah. Di pegunungan Alpen, ia tumbuh hingga 2.000 m di atas permukaan laut.

Pohon ini mampu tumbuh di hutan terang, tepi hutan, dan tepi jalan, serta menjadi spesies perintis di area bekas tebangan atau pohon mati yang tumbuh. Biji mudah berkecambah, sehingga tanaman ini kadang muncul di batu, reruntuhan, percabangan pohon, atau batang berlubang. Ia juga tahan naungan, angin, polusi udara, dan tekanan salju.

Spesies ini terdiri atas lima subspesies. Subspesies utama, S. aucuparia subsp. aucuparia, tersebar di sebagian besar wilayahnya. Subspesies glabrata yang lebih sedikit berbulu tersebar di Eropa utara dan pegunungan Eropa tengah, sedangkan praemorsa yang berdaun berbulu hidup di Italia selatan, Sisilia, dan Korsika. Subspesies fenenkiana hanya ada di Bulgaria, dan sibirica yang nyaris tanpa bulu tumbuh di timur laut Rusia.

Di Amerika Utara, spesies ini diperkenalkan sebagai tanaman hias dan kini telah tumbuh liar dari Washington hingga Alaska serta di timur Kanada dan timur laut Amerika Serikat.

Pohon tertinggi di Britania Raya berdiri di Chiltern Hills, Inggris tenggara, dengan tinggi 28 m dan diameter batang 56 cm. Di Jerman, sebuah pohon besar di dekat Wendisch Waren, Mecklenburg-Vorpommern, mencapai tinggi lebih dari 15 m.

Peta catatan keberadaan Sorbus aucuparia
Lokasi tercatat · GBIF
234.897
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Ekologi dan Hubungan

Bunga spesies ini diserbuki oleh lebah dan lalat. Bijinya tidak tercerna oleh burung, sehingga ikut tersebar melalui kotoran burung dalam keadaan utuh.

Buahnya dimakan sekitar 60 jenis burung dan beberapa mamalia. Burung pengicau seperti tiung dan burung kicau lainnya paling menyukainya, sementara mamalia berkuku genap seperti rusa, domba, dan sapi, serta rubah merah, luak Eropa, tikus tidur, dan tupai juga memakannya. Burung pemakan buah datang dari akhir musim panas hingga musim dingin, termasuk jalak sayap-merah dan burung pemakan buah lainnya. Mamalia berkuku genap juga kerap merumput daun dan kulit kayunya secara berlebihan.

Akarnya bersimbiosis dengan jamur mikoriza, terutama jenis arbuskular. Dalam hutan Eropa tengah, pohon ini sering tumbuh bersama Sambucus racemosa, Salix caprea, aspen Eurasia, dan birch perak, dan biasanya tergantikan oleh pohon hutan yang lebih besar. Daunnya tidak disukai serangga, tetapi dimanfaatkan larva beberapa ngengat dan penggorok daun.

Kegunaan dan Hubungan dengan Manusia

Dalam mitologi dan cerita rakyat Eropa, pohon ini dianggap keramat dan mampu melindungi dari makhluk jahat. Di kalangan pengembara, pohon ini dijuluki pohon pengembara karena dipercaya melindungi orang yang sedang dalam perjalanan. Dalam mitologi Norse, pohon ini dikaitkan dengan dewa Thor, yang konon selamat dari arus deras di dunia bawah dengan berpegangan pada dahan pohon ini.

Buahnya dahulu dipakai untuk memikat dan menangkap burung. Buahnya pahit dan sepat, sehingga jarang dimakan mentah, tetapi lazim diolah menjadi selai, jeli, sirup, atau jus, serta dipakai untuk membuat anggur dan teh. Buah ini juga sumber vitamin C. Dalam pengobatan tradisional Austria, olahan buahnya dipakai untuk gangguan saluran napas, demam, dan flu.

Kayunya dipakai untuk pekerjaan pembuat roda gerobak, pembubutan, dan ukiran. Kayu dari pohon berumur sekitar 20 tahun sudah bisa dimanfaatkan. Kayu gubalnya berwarna kuning keemasan hingga putih, sedangkan teras kayunya berwarna cokelat.

Fakta Menarik

  1. Permen Pihlaja, permen tertua di Finlandia yang masih diproduksi secara komersial, dinamai sesuai pohon ini dan awalnya mengandung buah rowan.
  2. Spesies ini dapat disilangkan dengan spesies Sorbus dan Aria, dan hibrida dari dua genus tersebut kini digolongkan ke genus Hedlundia.
  3. Dalam tradisi Celtic dan Norse, pohon ini dianggap suci bagi Brigid, dewi perapian, penyembuhan, dan puisi.
Risiko Rendah

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Moe Meikle via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Scott Shanks via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Glenn Wooden via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Екатерина Гущина via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Aubin NORMAND via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Jon Davies via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Codrin Bucur via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Bentuk pertumbuhan

  • Pohon

Klasifikasi

Filum
Tracheophyta
Kelas
Magnoliopsida
Ordo
Rosales
Famili
Rosaceae
Genus
Sorbus
Spesies
Sorbus aucuparia

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract
  5. Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits