Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Tuber aestivum

Belum ada nama umum tercatat

Tuber aestivum, yang juga dikenal dengan nama Tuber uncinatum, adalah spesies truffle yang tersebar luas di seluruh Eropa. Jamur ini tergolong dalam famili Tuberaceae, kelompok jamur yang membentuk tubuh buah di bawah permukaan tanah dan termasuk dalam filum Ascomycota.

Spesies ini dikenal luas karena aromanya yang khas menyerupai hazelnut, menjadikannya salah satu jenis truffle yang paling dicari dalam dunia kuliner. Keberadaannya yang tersebar dari wilayah Mediterania hingga Eropa Timur membuatnya menjadi salah satu truffle dengan jangkauan geografis paling luas dibandingkan spesies truffle lainnya.

Tubuh Buah dan Identifikasi

Ciri paling khas dari Tuber aestivum adalah kulit luarnya (peridium) yang berwarna cokelat hingga hitam dengan bintil-bintil berbentuk piramidal berukuran sekitar 3 hingga 9 milimeter, memberikan tekstur yang menyerupai kulit kayu kasar. Tubuh buah (askokarp) berbentuk bongkahan tidak beraturan dengan diameter berkisar antara 2 hingga 10 sentimeter.

Di bagian dalam, daging jamur (gleba) memiliki warna hazel yang pucat dengan aroma yang tidak terlalu kuat dibandingkan dengan truffle musim panas yang sekilas mirip dengannya. Kedua bentuk truffle ini, yakni yang dikenal sebagai truffle musim panas dan truffle Burgundy, memiliki ukuran, warna, dan cita rasa yang serupa, namun dapat dibedakan dari intensitas aroma dan warna gleba tersebut.

Aroma khas seperti hazelnut menjadi penanda pengenal utama spesies ini di lapangan, meskipun kemiripannya dengan truffle musim panas membuat identifikasi visual saja tidak selalu memadai untuk membedakan keduanya.

Distribusi dan Habitat

Tuber aestivum memiliki wilayah persebaran yang sangat luas, terbentang dari Spanyol hingga Eropa Timur dan dari Swedia hingga Afrika Utara, menjadikannya salah satu truffle dengan distribusi paling luas di antara semua spesies truffle. Di Prancis, jamur ini terutama ditemukan di wilayah timur laut, sementara di Italia lebih banyak dijumpai di bagian utara negara tersebut.

Bentuk yang dikenal sebagai truffle musim panas lebih sering ditemukan di bagian selatan wilayah persebaran spesies ini, khususnya di kawasan beriklim Mediterania seperti Prancis, Italia, dan Spanyol. Di Britania Raya, truffle ini pernah melimpah sebelum abad ke-20 namun kini menjadi sangat jarang ditemukan.

Batas pasti wilayah persebarannya belum sepenuhnya dipastikan; pada tahun 2007 terdapat laporan temuan yang belum terkonfirmasi di Tiongkok. Data pengamatan bulanan menunjukkan adanya kecenderungan kemunculan yang lebih tinggi pada pertengahan hingga akhir tahun, meskipun data semacam ini hanya mencatat keberadaan dan bukan gambaran lengkap tentang jumlah populasi atau wilayah persebaran aslinya.

Peta catatan keberadaan Tuber aestivum
Lokasi tercatat · GBIF
112
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Kegunaan dan Sejarah Budaya

Tuber aestivum dipanen pada waktu yang berbeda tergantung pada bentuknya: truffle musim panas dipanen antara bulan Mei hingga Agustus, sesuai dengan namanya, sementara truffle Burgundy dipanen dari bulan September hingga akhir Desember, dan kadang hingga akhir Januari.

Jamur ini sangat dihargai karena kualitas gastronominya dan digunakan secara luas dalam masakan kelas atas (haute cuisine) di Prancis dan Italia. Truffle ini sering dijadikan alternatif yang lebih murah dan beraroma lebih ringan dibandingkan truffle hitam Périgord ketika truffle tersebut tidak tersedia.

Selain digunakan secara lokal, truffle Burgundy juga dikemas untuk keperluan ekspor, menjadikannya komoditas kuliner yang bernilai dalam perdagangan internasional.

Fakta Menarik

  1. Status Tuber aestivum dan Tuber uncinatum sebagai dua bentuk morfologi berbeda atau justru dua spesies terpisah pernah menjadi topik penelitian ilmiah tersendiri, menunjukkan bahwa klasifikasi keduanya masih menjadi bahan diskusi di kalangan ahli mikologi.
  2. Truffle ini memiliki dua nama ilmiah yang sering digunakan secara bergantian, yakni Tuber aestivum dan Tuber uncinatum, yang mencerminkan perdebatan mengenai apakah keduanya benar-benar spesies yang sama.

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Tim via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Mattia Amadi via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by gerardbertrand via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Umut Nuri Erdoğan via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Daniel Ghyselinck via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Brian C. Hunt via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Sarah Culliton via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Rajan Rao via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Codrin Bucur via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Enrico Tomschke via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Davide Puddu via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Klasifikasi

Filum
Ascomycota
Kelas
Pezizomycetes
Ordo
Pezizales
Famili
Tuberaceae
Genus
Tuber
Spesies
Tuber aestivum

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract