Anas diazi pernah masuk daftar spesies terancam di Amerika Serikat pada tahun 1967, tetapi statusnya dicabut pada 1978. Burung air ini termasuk famili Anatidae, kelompok yang juga mencakup angsa dan itik lain di ordo Anseriformes.
Spesies ini berkembang biak di Meksiko dan bagian barat daya Amerika Serikat. Secara global, IUCN menempatkannya dalam kategori risiko rendah, sehingga kondisinya tidak sekritis spesies yang terancam punah.
Yang membuat Anas diazi menarik dibahas adalah ancaman yang dihadapinya. Penurunan populasi berlangsung perlahan, dipicu kerusakan habitat dan hibridisasi dengan itik liar yang lebih mampu memanfaatkan habitat hasil perubahan oleh manusia.
Identifikasi dan Penampilan
Tanda paling berguna untuk mengenali Anas diazi adalah cermin sayap berwarna biru yang dibatasi garis putih. Cermin ini terlihat jelas saat terbang maupun saat beristirahat.
Burung ini didominasi warna cokelat. Panjang tubuhnya berkisar 45–55 cm, dengan bobot antara 849–1.243 gram.
Jantan dan betina dapat dibedakan dari paruhnya. Paruh jantan berwarna kuning yang lebih cerah dibandingkan paruh betina.
Distribusi dan Habitat
Anas diazi sebagian besar menetap sepanjang tahun di wilayahnya. Sebagian burung dari wilayah utara bermigrasi ke selatan, menuju Meksiko, pada musim dingin.
Spesies ini juga hadir di Colorado pada setiap musim, meski jumlahnya terbatas. Ada pula foto burung yang termasuk spesies ini dari Utah, Wyoming, Nebraska, dan Montana.
Burung ini hidup di hampir semua jenis habitat perairan. Pengamatan terbanyak terjadi sekitar bulan April, sedangkan jumlah pengamatan menurun pada pertengahan tahun.

Perilaku dan Gaya Hidup
Anas diazi terutama memakan berbagai biji-bijian dan tumbuhan air. Pola makan ini membuatnya bergantung pada lahan basah dan perairan dangkal.
Betina mengeluarkan suara "quack" yang sangat dikenal, sedangkan jantan mengeluarkan suara sengau yang lebih pendek.
Satu kelompok telur berisi dua hingga sepuluh butir. Telur-telur itu dierami selama 26 hari.
Konservasi dan Ancaman
Anas diazi termasuk kategori risiko rendah menurut IUCN. Meski begitu, populasinya menurun perlahan karena kerusakan habitat dan perburuan berlebihan.
Ancaman lain datang dari hibridisasi dengan Anas platyrhynchos. Itik liar ini lebih mampu memanfaatkan habitat yang diubah manusia, sehingga semakin menyebar di wilayah Anas diazi. Para peneliti khawatir kombinasi faktor ini dapat menghilangkan Anas diazi sebagai entitas taksonomi yang dikenali.
Badan Perikanan dan Margasatwa Amerika Serikat memasukkan spesies ini ke daftar spesies terancam pada 1967, lalu mencabutnya pada 1978.
Foto
Foto dari by Alberto Sánchez via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Mauricio Calderón via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Court Harding via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Karla M. Benítez via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Norma Piedra via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Carlos Martínez via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Alexis López Hernández via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Claudia Ramírez via iNaturalist, licensed under CC BY-SA 4.0., by ALAN SCHMIERER via Wikimedia Commons, licensed under CC0 1.0., by Ron Knight from Seaford, East Sussex, United Kingdom via Wikimedia Commons, licensed under CC BY 4.0., by Andy Reago & Chrissy McClarren via Wikimedia Commons, licensed under CC BY 4.0., by Bettina Arrigoni via Wikimedia Commons, licensed under CC BY 4.0., by Secretaría de Cultura CDMX via Wikimedia Commons, licensed under CC BY 4.0., dan by ProtoplasmaKid via Wikimedia Commons, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Klasifikasi
- Filum
- Chordata
- Kelas
- Aves
- Ordo
- Anseriformes
- Famili
- Anatidae
- Genus
- Anas
- Spesies
- Anas diazi
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Wikimedia Commons Photos



