Lewati ke konten
Lewati ke artikel

Hydnum repandum

Belum ada nama umum tercatat

Risiko Rendah

Jamur ini memiliki duri, bukan lamela, di bagian bawah tudungnya. Karena itulah Hydnum repandum termasuk jamur gigi. Ia adalah basidiomycota dalam famili Hydnaceae dan merupakan spesies tipe bagi genus Hydnum.

Menurut IUCN, spesies ini berstatus berisiko rendah. Jamur ini tersebar luas di Eropa, di kawasan Pasifik Barat Laut dan Pegunungan Rocky, serta di bagian timur Amerika Utara bersama pohon ek.

Jamur ini menarik untuk dipelajari karena mudah terlewatkan di antara jamur berlamela dan boletus. Tudungnya yang sederhana baru terlihat khas setelah jamur dibalik.

Tubuh Buah dan Identifikasi

Ciri paling andal dari Hydnum repandum adalah duri halus berwarna putih di bagian bawah tudungnya. Duri ini berukuran 2–7 mm dan sering turun hingga ke salah satu sisi tangkai.

Tudungnya berwarna oranye, kuning, atau cokelat muda, dengan lebar hingga 17 cm. Spesimen selebar 25 cm pernah ditemukan. Bentuknya umumnya tidak beraturan, dengan tepi bergelombang yang melengkung ke dalam saat masih muda. Ketika tubuh buah tumbuh berdempetan, tudung menjadi berbentuk tidak simetris. Permukaannya biasanya kering dan halus, meski spesimen dewasa dapat retak.

Daging tudungnya tebal, putih, kokoh, dan rapuh. Jika dipotong atau ditekan, daging berubah menjadi kuning hingga cokelat kekuningan. Tangkainya berukuran 3–10 cm panjang dan 1–3 cm tebal, berwarna putih atau sama dengan tudung, dan kadang letaknya tidak di tengah. Cetakan spora berwarna krem pucat. Spora berbentuk hampir bulat hingga bulat telur lebar, berukuran 5,5–7,5 × 4,5–5,5 μm.

Varietas putih murninya, H. repandum var. album, lebih kecil, dengan tudung lebar 2–7 cm dan tangkai 1–3 cm.

Kemiripan utama di Amerika Utara adalah Hydnum umbilicatum, yang tudungnya berukuran 3–5 cm dan berlekuk seperti pusar, kadang dengan lubang di tengah. Tudung H. repandum umumnya rata atau sedikit cekung. Spora H. umbilicatum lebih lonjong, berukuran 7,5–9 × 6–7,5 μm. H. ellipsosporum, spesies yang dideskripsikan dari Jerman pada 2004, juga memiliki spora yang lebih lonjong, dengan ukuran 9–11 × 6–7,5 μm.

Distribusi dan Habitat

Hydnum repandum tumbuh di atas tanah atau serasah daun, baik di hutan konifer maupun hutan gugur. Di Eropa, jamur ini tersebar luas. Di Amerika Utara, jamur ini hidup di kawasan Pasifik Barat Laut dan Pegunungan Rocky, serta di timur bersama pohon ek.

Jamur ini bersimbiosis dengan akar pohon ek (Quercus). Tubuh buahnya tumbuh tunggal, tersebar, atau berkelompok, dan kadang membentuk lingkaran peri.

Jamur ini tidak ditemukan di Kanada, tetapi dua spesies kerabatnya, H. washingtonianum dan H. subolympicum, tumbuh di sana.

Pengamatan terbanyak terjadi pada musim gugur, terutama September dan Agustus, sehingga kemunculan tubuh buah paling sering terlihat pada periode tersebut.

Peta catatan keberadaan Hydnum repandum
Lokasi tercatat · GBIF
8.745
JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Jumlah kejadian bulanan · GBIF

Kegunaan dan Sejarah Budaya

Hydnum repandum dianggap sebagai jamur yang baik untuk dimakan. Rasanya manis dan sedikit kacang, dengan tekstur renyah. Sebagian orang menganggapnya setara dengan jamur chanterelle dalam masakan.

Michael Kuo menilai jamur ini "great" dan menyebut tidak ada kemiripan beracun. Menurutnya, jamur ini jarang dihinggapi ulat. Rasanya disebut mirip selada air yang pedas atau tiram. Spesimen yang tumbuh di bawah konifer bisa terasa sangat kuat.

Bentuk amarum yang banyak ditemukan di Slovakia dikatakan tidak dapat dimakan, karena rasanya pahit pada semua tahap perkembangan.

Di Italia, jamur ini sering dijual bersama chanterelle. Di Prancis, jamur ini termasuk spesies yang diakui secara resmi sebagai jamur konsumsi di pasar. Di Eropa, jamur ini umumnya dijual dengan nama Prancis pied-de-mouton, yang berarti kaki domba. Tupai merah (Sciurus vulgaris) juga memakan jamur ini.

Fakta Menarik

  1. Di Ixtlan, masyarakat setempat memiliki pengetahuan tradisional tentang jamur, dan Hydnum repandum termasuk di antara spesies yang paling mengakar dalam pengetahuan itu.
  2. Setelah bencana Chernobyl pada 1986, studi di Eropa menunjukkan bahwa tubuh buah jamur ini menyerap isotop radioaktif sesium dalam jumlah tinggi.
  3. Sejak masa lalu, jamur ini masuk dalam masakan musiman di Eropa, yang mencerminkan ketergantungan masyarakat pra-modern pada hutan untuk makanan.
Risiko Rendah

Foto

Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Katie Muldowney via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by WF_MI via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Anastasiia Samokhvalova via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Johan Adler via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Екатерина Гущина via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Tatiana Strus via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by k via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.

Ekologi dan klasifikasi

Habitat

Klasifikasi

Filum
Basidiomycota
Kelas
Agaricomycetes
Ordo
Cantharellales
Famili
Hydnaceae
Genus
Hydnum
Spesies
Hydnum repandum

Sumber

  1. GBIF Species names and classification
  2. iNaturalist Photos
  3. Wikidata Common names and conservation status
  4. Wikipedia Summary extract
  5. Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits