Hydnum rufescens, yang dikenal dengan nama terracotta hedgehog, adalah jamur basidiomycete yang dapat dimakan dari famili Hydnaceae. Jamur ini termasuk dalam kelompok kecil yang disebut tooth fungi atau jamur bergigi, karena bagian bawah tudungnya ditutupi struktur penghasil spora yang menyerupai duri atau gigi, bukan pori maupun insang seperti jamur pada umumnya.
Sebagai anggota ordo Cantharellales dalam filum Basidiomycota, jamur ini menarik perhatian para pencari jamur maupun ahli mikologi karena bentuknya yang khas dan kedekatannya dengan hedgehog fungus yang lebih umum dijumpai.
Tubuh Buah dan Identifikasi
Ciri paling khas dari Hydnum rufescens adalah permukaan bawah tudungnya yang ditutupi duri-duri halus menggantung, bukan insang atau pori seperti kebanyakan jamur lainnya. Duri-duri ini biasanya berwarna lebih pucat dibanding tudungnya dan mudah rontok saat disentuh.
Tudungnya berwarna oranye kemerahan hingga cokelat kemerahan, dengan bentuk cembung yang cenderung tidak beraturan dan permukaan yang agak bergelombang. Bentuknya sering tidak simetris, berbeda dari jamur bertudung bulat sempurna.
Seiring bertambahnya usia, bentuk dan warna tudung dapat berubah, menjadi lebih pipih atau sedikit cekung di bagian tengah, dengan tepian yang kadang bergelombang atau berlekuk tidak beraturan.
Distribusi dan Habitat
Data pengamatan dari GBIF menunjukkan pola musiman yang jelas, dengan jumlah pengamatan Hydnum rufescens melonjak tajam pada bulan Agustus dan September, lalu menurun kembali menjelang akhir tahun. Pola ini kemungkinan mencerminkan musim munculnya tubuh buah jamur ini di alam, bukan gambaran lengkap tentang populasi atau penyebarannya secara keseluruhan.
Perlu diingat bahwa data pengamatan semacam ini hanya menunjukkan keberadaan jamur pada waktu dan tempat tertentu, bukan kelimpahan atau jangkauan wilayah aslinya secara utuh.

Kegunaan dan Sejarah Budaya
Hydnum rufescens tidak memiliki kedudukan simbolis yang kuat seperti jamur Reishi atau beberapa spesies Psilocybe dalam tradisi pengobatan. Namun, jamur ini sesekali tampil dalam festival musiman dan pasar lokal di berbagai daerah.
Dalam budaya petani kuno di Eropa, jamur-jamur semacam Hydnum memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, meski catatannya tidak sedetail jamur-jamur yang dianggap lebih bernilai secara budaya atau pengobatan.
Fakta Menarik
- Hydnum rufescens sangat mirip dengan hedgehog fungus (Hydnum repandum) yang lebih umum dijumpai, dan dahulu bahkan kadang dianggap sebagai varietas dari spesies tersebut.
- Perbedaan utama antara keduanya terletak pada warna tudung: Hydnum rufescens berwarna russet kemerahan, sedangkan Hydnum repandum berwarna beige.
- Genus Hydnum tidak memiliki varietas yang diketahui bersifat toksik, dan kelompok ini dianggap penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem tempat mereka tumbuh.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Sam Bucciarelli via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Cam Fox via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Johan Adler via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Eugene Popov via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Ben Rushbrooke via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Iida Österman via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by lizfrost47 via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Мирослав Соболев via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Ondřej Křivan via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Tatiana Strus via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Lucian Clanet via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Klasifikasi
- Filum
- Basidiomycota
- Kelas
- Agaricomycetes
- Ordo
- Cantharellales
- Famili
- Hydnaceae
- Genus
- Hydnum
- Spesies
- Hydnum rufescens
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract



