Jamur payung Macrolepiota procera adalah jamur basidiomiset dengan tubuh buah besar yang menyerupai payung. Jamur ini termasuk famili Agaricaceae dalam ordo Agaricales.
Tubuh buahnya yang mencolok membuatnya mudah dikenali di lapangan terbuka. Namun, jamur ini juga menyerupai beberapa spesies beracun, sehingga perlu kehati-hatian.
Tubuh Buah dan Identifikasi
Tudung jamur muda berbentuk telur yang kompak, dengan tepi tudung menempel pada tangkai dan menutup ruang di dalam tudung. Saat dewasa, tepi tudung pecah dan meninggalkan cincin berdaging yang dapat digerakkan di sekeliling tangkai. Tudung dewasa dapat mencapai lebar 25 sentimeter dan hampir rata, dengan umbo gelap dan halus di tengahnya.
Permukaan atas tudung ditutupi serpihan gelap yang mudah dilepaskan. Tangkainya relatif ramping, panjangnya 12 sampai 40 sentimeter dan tebal sekitar 1,5 sentimeter. Di bawah cincin, tangkai dipenuhi tonjolan bersisik yang menyerupai kulit ular.
Bilah insangnya rapat, bebas, berwarna putih atau merah muda pucat saat tua. Daging tudungnya putih, dapat sedikit merah muda, dan tidak berubah warna saat dipotong. Jamur ini memiliki aroma kacang yang menyenangkan, dan tebar sporanya berwarna putih.
Distribusi dan Habitat
Macrolepiota procera cukup umum tumbuh di tanah yang berdrainase baik. Jamur ini ditemukan tunggal, berkelompok, atau membentuk lingkaran peri di padang rumput, dan sesekali di hutan.
Sebarannya meluas di wilayah beriklim sedang Eurasia. Keberadaannya di Amerika Utara masih perlu dipastikan, karena belum jelas apakah spesimen di sana merupakan spesies yang sama.
Pengamatan bulanan menunjukkan jamur ini paling sering muncul pada musim gugur, dengan puncak aktivitas pada bulan-bulan tersebut.

Kegunaan dan Sejarah Budaya
Di Eropa, Macrolepiota procera merupakan jamur pangan pilihan yang dicari dan populer. Ukurannya yang besar, kemunculannya yang musiman, dan keserbagunaannya di dapur turut membuatnya digemari. Di Inggris, jamur ini dapat ditemukan dari Juli hingga November.
Di negara-negara Eropa tengah dan timur, jamur ini biasanya diolah seperti kotlet.
Fakta Menarik
- Di banyak budaya, jamur ini dikenal sebagai "jamur payung" bukan hanya karena bentuknya, tetapi juga karena dibayangkan sebagai benda lucu dalam dongeng.
- Di negara-negara Slavia seperti Polandia dan Ceko, generasi pencari jamur telah lama mengumpulkannya.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Наталья Пикалова via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by engagenosey via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Tatyana Davidova via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by James Fowler via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Roger svk via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Евгений Маринкин via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Andreas Schneider via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Cara Ennis via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Nadija Antonova via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Wendy Herniman via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Helen Waterman via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by David Sandler via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Alessandro Popoli via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Klasifikasi
- Filum
- Basidiomycota
- Kelas
- Agaricomycetes
- Ordo
- Agaricales
- Famili
- Agaricaceae
- Genus
- Macrolepiota
- Spesies
- Macrolepiota procera
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract



