Anggrek tanpa daun ini hidup dengan memanfaatkan jamur di bawah tanah hutan. Corallorhiza trifida termasuk suku Orchidaceae dan tersebar di Amerika Utara dan Eurasia dengan pola sirkumboreal, yakni di sekitar belahan bumi utara.
Spesies ini ditemukan di Amerika Serikat, Kanada, Rusia, Tiongkok, Jepang, Korea, India, Nepal, Kashmir, Pakistan, dan hampir seluruh negara Eropa.
Identifikasi dan Penampilan
Ciri yang paling mudah dikenali adalah warna kuning kehijauan dan tidak adanya daun. Karena tidak berdaun, di atas tanah biasanya hanya tampak batang berbunga.
Walaupun berwarna kuning kehijauan dan memiliki klorofil, tumbuhan ini tidak sepenuhnya mandiri. Sebagian nutrisinya diperoleh dari jamur, sementara sebagian lainnya dibuat sendiri melalui fotosintesis.
Distribusi dan Habitat
Anggrek ini tumbuh di hutan konifer, hutan gugur, dan hutan campuran, serta di rawa dan hutan pegunungan. Di wilayah utara, ia mendiami dataran tinggi, sedangkan di selatan hanya bertahan di habitat yang sejuk dan lembap.
Di Amerika Utara, sebarannya meliputi Alaska, Kanada hingga Labrador dan Nunavut, serta bagian utara Amerika Serikat seperti Maine, Michigan, dan California. Di Eurasia, sebarannya membentang dari Eropa tengah dan Skandinavia sampai Siberia, Kamchatka, dan Tiongkok utara.
Ketinggiannya berkisar dari permukaan laut hingga sekitar 3.100 m.
Pengamatan terbanyak terjadi pada Juni dan Juli, dengan jumlah yang masih tinggi pada Agustus.

Pertumbuhan dan Bentuk
Tumbuhan ini berbentuk geofit rizomatosa, yaitu bagian utamanya berada di bawah tanah sebagai rizoma. Rizomanya padat dan keras, menyerupai massa kecil di dalam tanah.
Dari rizoma tumbuh batang tegak yang tidak berdaun, sementara sebagian besar tubuhnya tetap tersembunyi di bawah permukaan tanah.
Ekologi dan Hubungan
Anggrek ini berhubungan dengan jamur dari marga Tomentella yang hidup di tanah hutan. Jamur tersebut membantu menyerap nutrisi dari lantai hutan dan menyalurkannya ke tumbuhan.
Kelompok hewan yang memakan bagian tanaman ini didominasi burung pemakan biji, seperti pipit dan merpati, serta unggas air seperti bebek dan angsa.
Fakta Menarik
- Nama genusnya berasal dari kata Yunani corallion (karang) dan rhiza (akar), merujuk pada rizomanya yang menyerupai karang laut.
- Nama spesiesnya, trifida, berarti terbagi tiga, merujuk pada bibir bunga yang memiliki tiga lobus.
Foto
Foto dari via iNaturalist, licensed under CC0 1.0., by Matt Berger via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Daughter Dad via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Charlie Pavlisich via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Steven Lamonde via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Rasmus Brønnum via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Ken-ichi Ueda via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., by Юлия via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dan by Tom Field via iNaturalist, licensed under CC BY 4.0., dengan kredit pada setiap foto.
Ekologi dan klasifikasi
Habitat
Bentuk pertumbuhan
- Herba
Klasifikasi
- Filum
- Tracheophyta
- Kelas
- Liliopsida
- Ordo
- Asparagales
- Famili
- Orchidaceae
- Genus
- Corallorhiza
- Spesies
- Corallorhiza trifida
Sumber
- GBIF Species names and classification
- iNaturalist Photos
- Wikidata Common names and conservation status
- Wikipedia Summary extract
- Encyclopedia of Life Habitat, diet and behavior traits
- Plants of the World Online Native range, life form and climate (WCVP)
- GloBI What it eats, what eats it, parasites and pollinators
- trophiCH
- Wardeh et al. 2015 (EID2)



